Arecoline hidrobromida CAS:300-08-3
Efek farmakologis arecoline hydrobromide meliputi stimulasi sistem saraf parasimpatik dan peningkatan neurotransmisi kolinergik. Meskipun secara historis digunakan dalam pengobatan tradisional karena efek stimulannya, senyawa ini lebih umum diteliti karena perannya dalam studi ilmu saraf yang berkaitan dengan reseptor asetilkolin dan jalur pensinyalan neuron. Dalam penelitian medis, arecoline hydrobromide digunakan sebagai alat penelitian untuk mempelajari fungsi reseptor asetilkolin, eksitabilitas neuron, dan mekanisme pelepasan neurotransmiter. Sifat kolinergiknya membuatnya berharga dalam menjelaskan interaksi kompleks dalam sistem saraf dan target terapi potensial untuk kondisi neurologis. Terlepas dari kegunaannya dalam penelitian, penggunaan klinis arecoline hydrobromide terbatas karena potensi efek sampingnya, termasuk gangguan gastrointestinal, diaporesis, dan efek kardiovaskular. Selain itu, hubungannya dengan mengunyah sirih dan karsinogenisitas menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan jangka panjang dan implikasi kesehatan. Secara keseluruhan, meskipun arecoline hydrobromide menunjukkan potensi dalam penelitian untuk mempelajari fungsi neuron dan jalur kolinergik, aplikasi klinisnya dibatasi oleh pertimbangan keamanan dan potensi efek samping. Penelitian lebih lanjut mengenai sifat farmakologisnya dapat memberikan wawasan tentang terapi baru yang menargetkan sistem kolinergik, tetapi memerlukan evaluasi yang cermat terhadap risiko dan manfaat untuk potensi penggunaan terapeutik.
| Komposisi | C8H14BrNO2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 300-08-3 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








