Azitromisin CAS:83905-01-5
Azithromycin umumnya diresepkan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia, bronkitis, dan sinusitis, serta infeksi kulit dan jaringan lunak seperti selulitis dan impetigo. Obat ini juga efektif terhadap infeksi menular seksual tertentu, termasuk klamidia dan gonore, menjadikannya antibiotik serbaguna dalam praktik klinis. Penyedia layanan kesehatan dapat merekomendasikan azithromycin sebagai terapi lini pertama untuk infeksi bakteri yang rentan karena spektrum aktivitasnya yang luas dan profil farmakokinetik yang menguntungkan. Kenyamanan durasi pengobatan yang singkat (biasanya 3 hingga 5 hari) dan pilihan pemberian oral meningkatkan kepatuhan pasien dan kepatuhan pengobatan secara keseluruhan. Penyesuaian dosis mungkin diperlukan berdasarkan tingkat keparahan infeksi, usia pasien, berat badan, fungsi ginjal, dan pola kerentanan mikroba tertentu. Pemantauan ketat terhadap respons pengobatan dan potensi efek samping, seperti gangguan gastrointestinal atau reaksi alergi, sangat penting selama terapi azithromycin. Kemampuan azithromycin untuk terakumulasi dalam jaringan, mencapai konsentrasi tinggi di lokasi infeksi, dan mempertahankan aktivitas yang berkepanjangan berkontribusi pada efektivitasnya dalam memberantas patogen bakteri. Dengan mengikuti pedoman pemberian resep dan mempertimbangkan faktor-faktor pasien secara individual, para profesional kesehatan dapat mengoptimalkan penggunaan azitromisin untuk melawan infeksi bakteri dan meningkatkan hasil pengobatan yang menguntungkan sekaligus meminimalkan risiko perkembangan resistensi antibiotik.
| Komposisi | C38H72N2O12 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 83905-01-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








