Siprofloksasin hidroklorida CAS:86393-32-0
Siprofloksasin hidroklorida umumnya diresepkan untuk mengobati infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi tulang dan sendi, serta penyakit menular seksual. Selain itu, obat ini digunakan untuk profilaksis dan pengobatan antraks dan infeksi bakteri berat lainnya. Pasien harus mematuhi dosis dan jadwal pemberian yang diresepkan oleh tenaga kesehatan, biasanya dengan meminum siprofloksasin hidroklorida dengan segelas penuh air dan tanpa makanan untuk mengoptimalkan penyerapan. Durasi pengobatan dan dosis dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi, faktor spesifik pasien seperti usia dan fungsi ginjal, serta hasil uji sensitivitas. Menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan siprofloksasin hidroklorida sesuai petunjuk sangat penting, bahkan jika gejala membaik sebelum selesai, untuk memastikan pemberantasan infeksi secara tuntas dan mengurangi risiko perkembangan resistensi antibiotik. Berbagi siprofloksasin hidroklorida dengan orang lain atau menggunakannya untuk kondisi yang tidak diresepkan harus dihindari. Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik, siprofloksasin hidroklorida dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan, pusing, dan fotosensitivitas. Pasien yang mengalami reaksi parah atau gejala yang mengkhawatirkan harus segera mencari pertolongan medis untuk evaluasi dan penanganan yang tepat. Bila digunakan dengan benar dan di bawah pengawasan medis, siprofloksasin hidroklorida memainkan peran penting dalam memerangi infeksi bakteri secara efektif.
| Komposisi | C17H21ClFN3O4 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | Nomor telepon 86393-32-0 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








