Xylene Cyanole FF CAS:2650-17-1
Zat Pewarna Pelacak: Xylene Cyanole FF sering digunakan sebagai zat pewarna pelacak dalam elektroforesis gel. Zat ini biasanya ditambahkan ke sampel DNA atau RNA sebelum dimasukkan ke dalam gel. Zat pewarna ini bermigrasi melalui gel dengan kecepatan yang diketahui, memungkinkan peneliti untuk melacak pergerakan sampel dan memperkirakan ukuran serta perkembangannya selama elektroforesis.
Visualisasi Asam Nukleat: Bersama dengan pewarna lain, seperti bromofenol biru, Xylene Cyanole FF membantu memvisualisasikan migrasi asam nukleat pada gel. Pewarna ini membentuk pita biru tua yang mudah terlihat di bawah kondisi pencahayaan yang tepat, membantu dalam analisis dan interpretasi hasil.
Penanda atau Titik Referensi: Xylene Cyanole FF dapat berfungsi sebagai penanda atau titik referensi dalam analisis asam nukleat. Dengan menambahkan sejumlah zat pewarna yang diketahui bersama sampel, peneliti dapat dengan mudah mengidentifikasi posisi migrasinya dan membandingkannya dengan asam nukleat yang bermigrasi. Hal ini dapat membantu menentukan efisiensi proses elektroforesis dan memastikan estimasi ukuran yang akurat.
Kompatibilitas dengan Enzim: Xylene Cyanole FF dianggap relatif inert dan tidak menghambat reaksi enzimatik atau mengganggu analisis asam nukleat selanjutnya. Hal ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi hilir, seperti pengurutan DNA, PCR, dan kloning molekuler, di mana integritas asam nukleat sangat penting.
| Komposisi | C25H29N2NaO6S2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk hijau |
| Nomor CAS | 2650-17-1 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








