Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • 2-BENZYLOXY-1,3-PROPANEDIOL CAS:14690-00-7

    2-BENZYLOXY-1,3-PROPANEDIOL CAS:14690-00-7

    2-Benzyloxy-1,3-propanediol adalah senyawa organik yang memiliki gugus benzyloxy yang terikat pada karbon kedua dari struktur propanediol. Senyawa ini dicirikan oleh sifat kiral dan fleksibilitas fungsionalnya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik dan kimia medisinal. Kehadiran gugus benzyloxy meningkatkan kelarutan dan reaktivitas molekul, berkontribusi pada potensi aplikasinya dalam menciptakan struktur kimia kompleks untuk penggunaan farmasi.

     

  • 2-Metilen-1,3-propanediol CAS:3513-81-3

    2-Metilen-1,3-propanediol CAS:3513-81-3

    2-Metilen-1,3-propanediol adalah senyawa kimia yang dicirikan oleh strukturnya yang unik, yang mencakup gugus fungsi metilen dan hidroksil. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya sebagai turunan vinil alkohol, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Sifatnya yang serbaguna memungkinkan berbagai transformasi kimia, memfasilitasi pengembangan molekul kompleks lainnya. Karena sifat-sifat ini, 2-metilen-1,3-propanediol banyak digunakan di berbagai bidang, termasuk farmasi, ilmu material, dan kimia polimer.

     

  • 3-Metoksi-1,2-propanediol CAS:623-39-2

    3-Metoksi-1,2-propanediol CAS:623-39-2

    3-Metoksi-1,2-propanediol adalah turunan gliserol tersubstitusi metoksi yang dikenal karena struktur kimianya yang unik, yang memiliki fungsi hidroksil dan eter. Senyawa ini menunjukkan kelarutan yang sangat baik dalam air dan pelarut organik, menjadikannya zat perantara serbaguna dalam berbagai reaksi kimia. Sifat-sifatnya menempatkannya sebagai bahan berharga dalam aplikasi farmasi, kosmetik, dan industri. Karena sifat multifungsinya, 3-metoksi-1,2-propanediol telah menarik minat karena potensi penggunaannya dalam meningkatkan stabilitas dan efektivitas formulasi.

     

  • 2-METIL-2-NITRO-1,3-PROPANEDIOL CAS:77-49-6

    2-METIL-2-NITRO-1,3-PROPANEDIOL CAS:77-49-6

    2-Metil-2-nitro-1,3-propanediol adalah senyawa kimia yang terkenal karena gugus fungsi nitro dan hidroksilnya. Senyawa ini memiliki struktur unik yang berkontribusi pada reaktivitas dan potensi aplikasinya dalam berbagai proses kimia. Sebagai zat perantara dalam sintesis organik, ia berfungsi sebagai blok bangunan serbaguna untuk pengembangan molekul yang lebih kompleks. Sifat-sifatnya yang khas menjadikannya berharga dalam bidang farmasi dan agrokimia, di mana ia dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi, meningkatkan produksi senyawa yang diinginkan.

     

  • Alkohol batil CAS:544-62-7

    Alkohol batil CAS:544-62-7

    Alkohol batil, juga dikenal sebagai 1-oktadekanol atau 1-beniloksi-2-heksadekanol, adalah alkohol lemak rantai panjang yang berasal dari berbagai sumber alami, termasuk organisme laut seperti spesies ikan tertentu. Senyawa ini dicirikan oleh rantai karbon 18-nya, yang berkontribusi pada sifat dan struktur hidrofobiknya. Alkohol batil umumnya digunakan dalam produksi surfaktan, pengemulsi, dan sebagai gliserida dalam formulasi kosmetik karena sifat pelembabnya. Karakteristik uniknya menjadikannya berharga di berbagai industri, khususnya kosmetik, farmasi, dan makanan.

  • 3-ALLYLOXY-1,2-PROPANEDIOL CAS:123-34-2

    3-ALLYLOXY-1,2-PROPANEDIOL CAS:123-34-2

    3-Allyloxy-1,2-propanediol adalah senyawa sintetik yang memiliki gugus allyloxy dan kerangka gliserol. Senyawa ini dicirikan oleh struktur kimianya yang unik, yang memberikan berbagai sifat fungsional, sehingga cocok untuk beberapa aplikasi di bidang industri dan farmasi. Fleksibilitasnya berasal dari keberadaan gugus hidroksil dan eter, yang memungkinkan reaktivitas yang beragam dalam reaksi kimia. Karena atribut-atribut ini, 3-allyloxy-1,2-propanediol semakin diakui potensinya dalam berbagai formulasi dan proses.

     

  • 2-Amino-2-metil-1,3-propanediol CAS:115-69-5

    2-Amino-2-metil-1,3-propanediol CAS:115-69-5

    2-Amino-2-metil-1,3-propanediol, yang biasa disebut AMP, adalah alkohol amino yang dicirikan oleh adanya gugus fungsi amino dan hidroksil. Senyawa ini memiliki struktur bercabang yang berkontribusi pada sifat fisikokimia uniknya. Senyawa ini terutama dikenal karena perannya sebagai agen penyangga dalam aplikasi biokimia, khususnya dalam menjaga stabilitas pH di berbagai lingkungan. Selain itu, ia berfungsi sebagai blok pembangun serbaguna dalam sintesis organik dan memiliki berbagai aplikasi di bidang penelitian farmasi, kosmetik, dan biokimia.

  • (S)-(-)-3-BENZYLOXY-1,2-PROPANEDIOL CAS:17325-85-8

    (S)-(-)-3-BENZYLOXY-1,2-PROPANEDIOL CAS:17325-85-8

    (S) -(-)-3-Benziloksi-1,2-propanediol adalah senyawa organik kiral yang termasuk dalam kelas propanediol. Senyawa ini memiliki gugus benziloksi, yang meningkatkan kelarutan dan reaktivitasnya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini sangat menarik dalam kimia farmasi dan sintetik karena potensinya sebagai blok bangunan untuk mensintesis molekul yang lebih kompleks. Stereokimia uniknya berkontribusi pada aktivitas biologisnya, menjadikannya kandidat yang berharga dalam kimia medisinal.

  • 1-O-BENZIL-RAC-GLISEROL CAS:56552-80-8

    1-O-BENZIL-RAC-GLISEROL CAS:56552-80-8

    1-O-Benzil-rac-gliserol adalah turunan gliserol yang memiliki gugus benzil pada posisi pertama kerangka gliserol. Senyawa ini terkenal karena sifat kiralnya, karena terdapat dalam dua bentuk enantiomer. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik dan telah menarik perhatian dalam kimia farmasi karena potensi aplikasinya dalam pengembangan dan formulasi obat. Kehadiran gugus benzil meningkatkan kelarutan dan reaktivitasnya, menjadikannya blok pembangun yang berharga untuk mensintesis molekul yang lebih kompleks.

  • SULFAMETIZOL CAS:144-82-1

    SULFAMETIZOL CAS:144-82-1

    Sulfamethizol adalah antibiotik sulfonamida yang termasuk dalam kelas obat sulfa. Obat ini bekerja dengan menghambat sintesis asam folat oleh bakteri, yang penting untuk pertumbuhan dan replikasi bakteri. Obat ini terutama digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Meskipun dulunya banyak digunakan, penggunaannya telah berkurang karena munculnya resistensi antibiotik dan tersedianya alternatif yang lebih efektif.

  • 2-Merkapto-1,3,4-tiadiazol CAS:18686-82-3

    2-Merkapto-1,3,4-tiadiazol CAS:18686-82-3

    2-Mercapto-1,3,4-thiadiazol adalah senyawa heterosiklik yang memiliki sulfur dan nitrogen dalam strukturnya. Senyawa ini dicirikan oleh adanya gugus tiol (-SH), yang berkontribusi pada reaktivitas dan fleksibilitasnya. Senyawa ini telah menarik perhatian di berbagai bidang kimia karena potensi aplikasinya di bidang farmasi, pertanian, dan ilmu material. Sifat uniknya memungkinkan senyawa ini bertindak sebagai ligan yang efektif dalam kimia koordinasi dan sebagai prekursor untuk mensintesis molekul yang lebih kompleks.

  • BISMUTHIOL(II) HIDRAT CAS:6336-51-2

    BISMUTHIOL(II) HIDRAT CAS:6336-51-2

    Bismutiool(II) hidrat, juga dikenal sebagai bismut tiol, adalah senyawa kimia yang mengandung bismut dan sulfur. Senyawa ini sering digunakan dalam aplikasi farmasi karena sifat antiseptik dan antiinflamasinya. Bentuk terhidrasi dapat memfasilitasi kelarutan dan penyerapan yang lebih baik dalam sistem biologis. Meskipun telah dieksplorasi untuk berbagai penggunaan terapeutik, aplikasinya lebih umum dalam lingkungan penelitian daripada dalam pengobatan konvensional.