Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • Tetrabutilamonium asetat CAS:10534-59-5

    Tetrabutilamonium asetat CAS:10534-59-5

    Tetrabutilamonium asetat adalah garam amonium kuaterner yang dicirikan oleh rumus kimia C18H39NO2. Senyawa ini terdiri dari kation tetrabutilamonium dan anion asetat. Senyawa ini dikenal karena kelarutannya dalam berbagai pelarut organik dan kemampuannya untuk memfasilitasi transfer fase antara fase organik dan fase air. Sifat-sifat uniknya menjadikan tetrabutilamonium asetat sebagai agen yang berharga dalam sintesis organik dan proses katalitik.

  • Benziltrimetilamonium bromida CAS:5350-41-4

    Benziltrimetilamonium bromida CAS:5350-41-4

    Benziltrimetilamonium bromida adalah garam amonium kuaterner dengan rumus molekul C18H39BrN. Senyawa ini memiliki gugus benzil yang terikat pada atom nitrogen yang juga terikat pada tiga gugus metil. Struktur unik ini memberikan sifat amfifilik, memungkinkan senyawa ini larut dalam pelarut polar dan nonpolar. Benziltrimetilamonium bromida banyak digunakan dalam sintesis organik dan berfungsi sebagai katalis transfer fase, memfasilitasi berbagai reaksi kimia.

  • 1-Butilpiridinium klorida CAS:1124-64-7

    1-Butilpiridinium klorida CAS:1124-64-7

    1-Butilpiridinium klorida adalah garam amonium kuaterner yang terbentuk dari reaksi piridin dengan butil klorida. Senyawa ini dicirikan oleh adanya gugus butil yang terikat pada atom nitrogen cincin piridin, menghasilkan padatan tidak berwarna hingga kuning muda. Senyawa ini larut dalam air dan menarik perhatian karena sifat-sifatnya yang unik, termasuk potensinya sebagai surfaktan, karakteristik ioniknya, dan kegunaannya dalam berbagai proses kimia.

     

  • Trimetilfenilamonium klorida CAS:138-24-9

    Trimetilfenilamonium klorida CAS:138-24-9

    Trimetilfenilamonium klorida adalah garam amonium kuaterner dengan rumus molekul C14H11ClN. Senyawa ini memiliki gugus fenil yang terikat pada bagian trimetilamonium, sehingga menghasilkan senyawa yang bersifat ionik dan amfifilik. Garam ini larut dalam air, sehingga dapat berinteraksi secara efektif dengan berbagai pelarut dan bahan kimia. Karena sifatnya yang unik, trimetilfenilamonium klorida banyak digunakan baik dalam sintesis kimia maupun sebagai surfaktan dalam berbagai aplikasi di berbagai industri.

  • 1,3-Adamantanediol CAS:5001-18-3

    1,3-Adamantanediol CAS:5001-18-3

    1,3-Adamantanediol (C13H24O2) adalah senyawa bisiklik jenuh dengan struktur kimia yang memiliki dua gugus hidroksil yang terikat pada kerangka adamantana. Senyawa ini terkenal karena strukturnya yang kaku dan unik, yang meningkatkan stabilitasnya dan memengaruhi sifat kimianya. 1,3-Adamantanediol digunakan di berbagai bidang, termasuk sintesis organik dan ilmu material, karena potensinya sebagai blok bangunan untuk molekul yang lebih kompleks.

  • (3-Bromopropil)trimetilamonium bromida CAS:3779-42-8

    (3-Bromopropil)trimetilamonium bromida CAS:3779-42-8

    (3-Bromopropil)trimetilamonium bromida adalah senyawa amonium kuaterner dengan rumus molekul C7H14Br2N. Senyawa ini terdiri dari gugus kepala trimetilamonium dan rantai samping (3-bromopropil), menjadikannya surfaktan unik dan garam yang larut. Senyawa ini menunjukkan sifat-sifat menarik karena sifat ioniknya, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi kimia. Sebagai garam amonium kuaterner, senyawa ini dikenal karena stabilitas dan efektivitasnya sebagai katalis transfer fase dalam sintesis organik, serta kegunaannya dalam penelitian biokimia.

     

  • 3-Bromopropilamina hidrobromida CAS:5003-71-4

    3-Bromopropilamina hidrobromida CAS:5003-71-4

    3-Bromopropilamina hidrobromida adalah garam amonium kuaterner yang dicirikan oleh adanya atom bromin yang terikat pada struktur propilamina. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan kristal putih yang larut dalam air dan pelarut polar. Senyawa ini penting dalam kimia organik karena reaktivitasnya, berfungsi sebagai zat perantara penting dalam sintesis berbagai senyawa kimia, terutama dalam aplikasi farmasi dan agrokimia.

     

  • Feniltrimetilamonium bromida CAS:16056-11-4

    Feniltrimetilamonium bromida CAS:16056-11-4

    Feniltrimetilamonium bromida adalah senyawa amonium kuaterner dengan rumus molekul C14H11BrN. Senyawa ini terdiri dari gugus fenil yang terikat pada bagian trimetilamonium, menjadikannya surfaktan ionik yang unik. Senyawa ini sangat larut dalam air dan menunjukkan sifat amfifilik yang kuat, sehingga dapat berinteraksi secara efektif dengan zat polar maupun nonpolar. Karena sifat kuaternernya, feniltrimetilamonium bromida banyak digunakan dalam berbagai aplikasi kimia, khususnya dalam sintesis organik dan penelitian biologi.

  • Benziltributilamonium bromida CAS:25316-59-0

    Benziltributilamonium bromida CAS:25316-59-0

    Benziltributilamonium bromida adalah garam amonium kuaterner yang dicirikan oleh rumus molekul C18H38BrN. Senyawa ini terdiri dari gugus benzil yang terikat pada atom nitrogen pusat, yang selanjutnya terikat pada tiga gugus butil. Struktur ini berkontribusi pada sifat amfifiliknya, memungkinkan senyawa ini larut dalam pelarut polar dan nonpolar. Karena sifat-sifat unik ini, benziltributilamonium bromida banyak digunakan dalam sintesis organik dan bertindak sebagai katalis transfer fase.

  • 1-Etilpiridinium bromida CAS:1906-79-2

    1-Etilpiridinium bromida CAS:1906-79-2

    1-Etilpiridinium bromida adalah garam amonium kuaterner yang berasal dari piridin, yang dicirikan oleh adanya gugus etil pada atom nitrogen. Senyawa ini berupa padatan tidak berwarna hingga kuning muda yang larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Senyawa ini memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi kimia karena sifat-sifatnya yang unik, termasuk kemampuannya bertindak sebagai surfaktan dan efektivitasnya dalam proses pertukaran ion.

     

  • 1-Metilpiridinium klorida CAS:7680-73-1

    1-Metilpiridinium klorida CAS:7680-73-1

    1-Metilpiridinium klorida adalah garam amonium kuaterner yang berasal dari piridin, khususnya memiliki gugus metil yang terikat pada atom nitrogen. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih yang larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Senyawa ini memiliki sifat ionik yang signifikan dan terkenal karena aplikasinya dalam kimia organik dan ilmu material, di mana ia berfungsi sebagai pereaksi dan katalis yang serbaguna.

     

  • Etil 3-(N,N-dimetilamino)akrilat CAS:924-99-2;1117-37-9

    Etil 3-(N,N-dimetilamino)akrilat CAS:924-99-2;1117-37-9

    Etil 3-(N,N-dimetilamino)akrilat adalah senyawa organik penting yang dicirikan oleh adanya gugus akrilat dan gugus N,N-dimetilamino. Dengan rumus kimia C10H17N O2, senyawa ini menunjukkan sifat-sifat unik karena gugus fungsionalnya, sehingga berharga dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam kimia polimer dan kimia medisinal. Reaktivitasnya memungkinkan partisipasi dalam beberapa transformasi kimia, yang penting untuk sintesis polimer dan pengembangan agen farmasi. Etil 3-(N,N-dimetilamino)akrilat sering digunakan sebagai monomer dalam produksi pelapis, perekat, dan bahan lainnya.