Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • 3-(Metiltio)butanal CAS:16630-52-7

    3-(Metiltio)butanal CAS:16630-52-7

    3-(Metiltio)butanal adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C5H10OS. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat yang ditandai dengan bau menyengat yang kuat menyerupai bawang bombay atau bawang putih yang dimasak. Kehadiran gugus metiltio (-S-CH3) pada karbon ketiga rantai butanal berkontribusi pada aroma dan reaktivitasnya yang unik. 3-(Metiltio)butanal terutama digunakan dalam industri makanan sebagai agen penyedap rasa, meningkatkan cita rasa gurih dalam berbagai produk. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam sintesis organik, di mana ia berfungsi sebagai blok bangunan untuk menghasilkan senyawa yang mengandung sulfur lainnya.

  • 2-Feniletanetiol CAS:1618-26-4

    2-Feniletanetiol CAS:1618-26-4

    2-Feniletanetiol, juga dikenal sebagai fenetil merkaptan, adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C8H10S. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dicirikan oleh baunya yang kuat dan aromatik, mengingatkan pada bunga dan rempah-rempah. Senyawa ini terutama digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap karena aromanya yang menyenangkan, yang meningkatkan aroma berbagai produk. Selain itu, 2-feniletanetiol berfungsi sebagai blok pembangun dalam sintesis organik, berkontribusi pada produksi obat-obatan dan bahan kimia lainnya. Karena baunya yang kuat, prosedur penanganan yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan selama penggunaan.

  • 1,6-Heksanedithiol CAS:1191-43-1

    1,6-Heksanedithiol CAS:1191-43-1

    1,6-Heksanedithiol adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C6H14S2. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat yang ditandai dengan bau menyengat yang sering digambarkan sebagai bau belerang atau mirip dengan telur busuk. Senyawa ini mengandung dua gugus tiol (-SH) yang terletak pada atom karbon pertama dan keenam dari rantai heksana, yang berkontribusi pada reaktivitas kimianya yang unik. 1,6-Heksanedithiol terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis organik, khususnya untuk memproduksi polimer, obat-obatan, dan bahan kimia khusus lainnya. Karena baunya yang kuat, penanganan yang tepat dan tindakan pencegahan keselamatan sangat penting saat bekerja dengan senyawa ini.

  • 2,3-Butanedithiol CAS:4532-64-3

    2,3-Butanedithiol CAS:4532-64-3

    2,3-Butanedithiol adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C4H10S2. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna yang memiliki bau menyengat dan kuat, menyerupai bau kubis busuk atau bau belerang. Senyawa ini memiliki dua gugus tiol (-SH) yang terletak pada atom karbon kedua dan ketiga dari kerangka butana, sehingga memiliki sifat kimia yang unik. 2,3-Butanedithiol berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi berbagai obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Reaktivitasnya memungkinkan partisipasi dalam berbagai reaksi kimia, menjadikannya blok bangunan yang berguna dalam pengembangan senyawa organosulfur yang lebih kompleks.

  • Metil 2-metil-3-furil disulfida CAS:65505-17-1

    Metil 2-metil-3-furil disulfida CAS:65505-17-1

    Metil 2-metil-3-furil disulfida (MMFDS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C8H10S2O2. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki aroma khas yang sering digambarkan sebagai gurih dengan nuansa kacang. MMFDS terutama digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap, khususnya dalam produk yang bertujuan untuk meniru rasa panggang yang kaya yang ditemukan dalam makanan seperti kopi dan saus tertentu. Aromanya yang unik juga membuatnya berharga dalam industri wewangian. Meskipun dianggap aman dalam konsentrasi rendah, penanganan yang bertanggung jawab sangat penting untuk menghindari potensi efek buruk dari paparan yang lebih tinggi.

  • 1,3-Dimercaptopropane CAS:109-80-8

    1,3-Dimercaptopropane CAS:109-80-8

    1,3-Dimercaptopropane (DMP) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C3H8S2. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dicirikan oleh baunya yang kuat dan seperti belerang. DMP mengandung dua gugus tiol (-SH), yang berkontribusi pada reaktivitas dan kegunaannya dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Selain itu, 1,3-dimercaptopropane memiliki aplikasi dalam kimia polimer. Meskipun menawarkan beberapa manfaat industri, penanganan yang tepat dan tindakan keselamatan sangat penting karena potensi toksisitas dan iritasi jika terjadi kontak.

  • 2-Piraziniletanetiol CAS:35250-53-4

    2-Piraziniletanetiol CAS:35250-53-4

    2-Pyrazinylethanethiol adalah senyawa organosulfur yang ditandai dengan adanya cincin pirazin dan gugus tiol (-SH), dengan rumus molekul C7H8N2S. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau khas, yang dapat digambarkan sebagai bau tanah atau kacang. 2-Pyrazinylethanethiol terutama digunakan dalam sintesis organik, di mana ia berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga untuk menciptakan berbagai turunan kimia, termasuk obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Karena fitur strukturalnya yang unik, senyawa ini dapat berkontribusi pada pengembangan molekul aktif biologis. Penanganan yang tepat sangat penting karena potensi sifat iritan dari tiol.

  • Bis(2-metil-3-furil)disulfida CAS:28588-75-2

    Bis(2-metil-3-furil)disulfida CAS:28588-75-2

    Bis(2-metil-3-furil)disulfida (BMFDS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C10H10S2O2. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dikenal karena aromanya yang khas, yang memiliki nuansa tanah dan panggang. BMFDS terutama digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap rasa, meningkatkan cita rasa berbagai produk, termasuk saus, sup, dan makanan ringan. Aromanya yang menyenangkan juga digunakan dalam industri wewangian. Meskipun umumnya dianggap aman dalam konsentrasi kecil, sangat penting untuk menangani BMFDS secara bertanggung jawab untuk menghindari potensi efek buruk dari paparan yang lebih tinggi.

  • 2-Bromo-5-hidroksipiridin CAS:55717-45-8

    2-Bromo-5-hidroksipiridin CAS:55717-45-8

    2-Bromo-5-hidroksipiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H5BrN2O. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang disubstitusi dengan atom bromin pada posisi 2 dan gugus hidroksil (-OH) pada posisi 5. Pola substitusi yang unik ini memberikan sifat elektronik spesifik yang meningkatkan reaktivitasnya, sehingga menjadikannya berharga dalam sintesis organik. Kehadiran substituen bromin memungkinkan substitusi nukleofilik, sementara gugus hidroksil dapat berpartisipasi dalam ikatan hidrogen, memengaruhi interaksi molekuler. Sering digunakan dalam farmasi dan agrokimia, 2-bromo-5-hidroksipiridin berfungsi sebagai perantara kunci dalam sintesis senyawa dan material bioaktif.

     

  • 5-Bromonikotinonitril CAS:35590-37-5

    5-Bromonikotinonitril CAS:35590-37-5

    5-Bromonikotinonitril adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4BrN3. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang disubstitusi dengan atom bromin pada posisi 5 dan gugus nitril (-CN) pada posisi 2. Kehadiran kedua gugus penarik elektron (bromo dan nitril) memberikan sifat elektronik yang unik pada molekul, meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai transformasi kimia. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan farmasi, di mana ia dapat digunakan untuk menghasilkan molekul bioaktif. Struktur khasnya juga membuatnya relevan dalam ilmu material untuk mengembangkan senyawa fungsional.

     

  • 3-BROMO-5-FLUORO-2-METHOXYPYRIDINE CAS:884494-81-9

    3-BROMO-5-FLUORO-2-METHOXYPYRIDINE CAS:884494-81-9

    3-Bromo-5-fluoro-2-metoksipiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H6BrFNO. Senyawa ini mengandung cincin piridin yang tersubstitusi bromin pada posisi 3, fluorin pada posisi 5, dan gugus metoksi (-OCH₃) pada posisi 2. Pola substitusi yang unik ini memberikan sifat elektronik dan sterik yang berbeda, sehingga bermanfaat dalam berbagai sintesis kimia. Kehadiran kedua substituen halogen meningkatkan reaktivitasnya, memfasilitasi substitusi nukleofilik dan reaksi penggandengan. Umumnya digunakan dalam bidang farmasi dan agrokimia, 3-bromo-5-fluoro-2-metoksipiridin berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga untuk mensintesis senyawa bioaktif dan material canggih.

  • 3-Bromo-5-metoksipiridin CAS:50720-12-2

    3-Bromo-5-metoksipiridin CAS:50720-12-2

    3-Bromo-5-metoksipiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H8BrN. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan atom bromin pada posisi 3 dan gugus metoksi (-OCH₃) pada posisi 5. Pola substitusi spesifik ini meningkatkan sifat elektroniknya, menjadikannya zat perantara yang berguna dalam sintesis organik. Kehadiran bromin memungkinkan substitusi nukleofilik, sedangkan gugus metoksi dapat memengaruhi kelarutan dan reaktivitas senyawa tersebut. Sering digunakan dalam penelitian farmasi dan agrokimia, 3-bromo-5-metoksipiridin berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga untuk mensintesis berbagai senyawa bioaktif dan material fungsional.