Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • 1-Benzotiopena-3-karbaldehida CAS:5381-20-4

    1-Benzotiopena-3-karbaldehida CAS:5381-20-4

    1-Benzotiopena-3-karbaldehida adalah senyawa organik yang memiliki inti benzotiopena dengan gugus fungsi aldehida. Rumus molekulnya adalah C10H8OS dan biasanya berupa padatan berwarna kuning pucat hingga coklat muda. Senyawa aromatik ini menarik dalam kimia organik sintetik karena strukturnya yang unik, yang memungkinkan berbagai modifikasi kimia. Kehadiran gugus fungsi tiofena dan aldehida menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis molekul organik kompleks, khususnya dalam aplikasi farmasi dan ilmu material.

     

  • Nafta pelarut (minyak bumi), aroma ringan. CAS:64742-95-6

    Nafta pelarut (minyak bumi), aroma ringan. CAS:64742-95-6

    Nafta pelarut (minyak bumi), aromatik ringan, adalah campuran kompleks hidrokarbon yang berasal dari penyulingan minyak bumi. Biasanya mengandung senyawa aromatik seperti toluena dan xilena, bersama dengan hidrokarbon alifatik. Cairan bening dan tidak berwarna ini memiliki bau khas dan dikenal karena sifat pelarutnya yang sangat baik. Dengan titik nyala sedang dan viskositas rendah, nafta pelarut banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri. Fleksibilitasnya menjadikannya zat penting di sektor-sektor seperti pelapis, perekat, dan manufaktur kimia.

  • ZEBULARINE CAS:3690-10-6

    ZEBULARINE CAS:3690-10-6

    Zebularin adalah analog nukleosida sitidin yang memiliki struktur unik dengan gula 2′-deoksi-2′-fluoro-D-ribosa dan basa urasil tersubstitusi. Senyawa ini telah menarik perhatian di bidang epigenetika karena kemampuannya untuk menghambat DNA metiltransferase, enzim yang bertanggung jawab untuk menambahkan gugus metil ke DNA. Sifat ini menempatkan zebularin sebagai agen terapeutik potensial untuk berbagai penyakit yang berkaitan dengan metilasi DNA abnormal, termasuk kanker.

  • 5,7-Dikloro-1H-indol-2,3-dion CAS:6374-92-1

    5,7-Dikloro-1H-indol-2,3-dion CAS:6374-92-1

    5,7-Dikloro-1H-indol-2,3-dion adalah turunan terklorinasi dari indol-2,3-dion, yang memiliki dua substituen klorin pada posisi 5 dan 7 cincin indol. Senyawa ini dicirikan oleh strukturnya yang unik, termasuk kedua gugus karbonil yang berkontribusi pada reaktivitasnya. Sifat kimianya yang khas menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik dan kimia medisinal.

  • Alkohol 4-Metilbenzil CAS:589-18-4

    Alkohol 4-Metilbenzil CAS:589-18-4

    4-Metilbenzil alkohol, juga dikenal sebagai p-tolilmetanol, adalah alkohol aromatik yang memiliki gugus metil yang terikat pada cincin benzena pada posisi para relatif terhadap gugus hidroksimetil. Senyawa ini berupa cairan kental tidak berwarna dengan bau yang menyenangkan, dan larut dalam pelarut organik. Karena sifat strukturnya, 4-metilbenzil alkohol berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik dan memiliki berbagai aplikasi industri.

  • Mithramycin A CAS:778-94-9

    Mithramycin A CAS:778-94-9

    2-Nitro-4-(trifluorometil)benzonitril adalah senyawa kimia yang dicirikan oleh gugus fungsi nitro dan trifluorometil yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini memiliki gugus nitril (-CN), yang meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai jalur sintesis organik. Kehadiran trifluorometil meningkatkan lipofilisitas dan stabilitas molekul, sehingga menjadikannya berharga dalam kimia farmasi dan ilmu material.

  • 4-hidroksi-3,5-dimetil-benzena karbonitril CAS:4198-90-7

    4-hidroksi-3,5-dimetil-benzena karbonitril CAS:4198-90-7

    4-Hidroksi-3,5-dimetil-benzena karbonitril adalah senyawa aromatik yang memiliki gugus hidroksil, dua gugus metil, dan gugus siano yang terikat pada cincin benzena. Kombinasi gugus fungsional yang unik ini memberikan sifat kimia dan reaktivitas yang khas pada senyawa tersebut, menjadikannya zat perantara penting untuk berbagai aplikasi sintesis dalam kimia organik.

  • 7-Fluoroisatin CAS:317-20-4

    7-Fluoroisatin CAS:317-20-4

    7-Fluoroisatin adalah senyawa heterosiklik yang berasal dari isatin, yang memiliki atom fluorin pada posisi 7 cincin indol. Modifikasi ini meningkatkan sifat elektronik dan reaktivitasnya. Sebagai anggota keluarga isatin, ia mempertahankan fungsionalitas keto dan amina yang khas, menjadikannya kerangka penting untuk berbagai transformasi kimia. Struktur uniknya membuatnya berharga dalam pengembangan farmasi dan sintesis organik.

  • 7-Fluorooksindol CAS:71294-03-6

    7-Fluorooksindol CAS:71294-03-6

    7-Fluorooksindol adalah turunan oksindol terfluorinasi, yang dicirikan oleh keberadaan atom fluorin pada posisi 7 cincin indol. Modifikasi ini meningkatkan sifat elektronik dan aktivitas biologisnya, menjadikannya senyawa penting dalam kimia medisinal. Struktur unik 7-fluorooksindol memungkinkan berbagai transformasi kimia, sehingga bermanfaat sebagai blok bangunan untuk mensintesis molekul yang lebih kompleks.

  • Kloroasetaldehida dietil asetal CAS:621-62-5

    Kloroasetaldehida dietil asetal CAS:621-62-5

    Kloroasetaldehida dietil asetal adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus kloroasetaldehida dan dua gugus etil asetal. Senyawa ini biasanya berupa cairan tidak berwarna dengan bau yang khas dan digunakan sebagai zat perantara dalam berbagai sintesis kimia. Strukturnya memungkinkan reaktivitas yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam produksi bahan kimia halus dan farmasi.

  • Asam dimerokrotik CAS:7706-67-4

    Asam dimerokrotik CAS:7706-67-4

    Asam dimekrotik, juga dikenal sebagai asam 1,2-bis(metiltio)etana-1,2-dikarboksilat, adalah senyawa organik yang memiliki dua gugus asam karboksilat (-COOH) bersama dengan substituen metiltio. Senyawa ini dicirikan oleh strukturnya yang khas, yang berkontribusi pada reaktivitas dan kegunaannya dalam berbagai proses kimia. Karena gugus fungsionalnya, asam dimekrotik dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik.

  • alfa,alfa'-Dikloro-p-xilena CAS:623-25-6

    alfa,alfa'-Dikloro-p-xilena CAS:623-25-6

    Alfa,alfa'-Dikloro-p-xilena adalah senyawa aromatik terklorinasi yang berasal dari p-xilena, yang memiliki dua atom klorin yang terikat pada posisi alfa molekul xilena. Turunan diklorinasi ini memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda yang menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai proses kimia. Strukturnya memungkinkan berbagai reaktivitas, sehingga cocok untuk aplikasi dalam sintesis dan penggunaan industri.