Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • 4-METHOXYPHENYL CHLOROFORMATE CAS:7693-41-6

    4-METHOXYPHENYL CHLOROFORMATE CAS:7693-41-6

    4-Metoksifenil kloroformat adalah senyawa organik yang memiliki cincin aromatik tersubstitusi 4-metoksi yang terhubung dengan gugus fungsional kloroformat. Senyawa ini berfungsi sebagai agen asilasi serbaguna dalam sintesis organik, memfasilitasi pembentukan ester dan karbamat dengan bereaksi dengan nukleofil seperti alkohol dan amina. Substituen metoksi meningkatkan karakter elektrofilik karbon kloroformat, meningkatkan reaktivitas selama reaksi asilasi. Aplikasinya mencakup pengembangan farmasi, agrokimia, dan ilmu material, di mana ia berkontribusi pada sintesis senyawa aktif biologis. Memahami sifat dan pola reaktivitasnya sangat penting bagi para kimiawan yang menggunakan senyawa ini secara efektif.

  • Oksidietilen bis(kloroformat) CAS:106-75-2

    Oksidietilen bis(kloroformat) CAS:106-75-2

    Oksidietilen bis(kloroformat) adalah senyawa organik simetris yang memiliki dua gugus fungsional kloroformat yang terikat pada kerangka oksidietilen. Diasil klorida ini berfungsi sebagai agen pengasilasi yang ampuh dalam sintesis organik, memfasilitasi pembentukan karbamat dan ester melalui reaksi substitusi nukleofilik dengan amina dan alkohol. Struktur uniknya meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya sangat berharga di bidang farmasi, agrokimia, dan kimia polimer. Fleksibilitas oksidietilen bis(kloroformat) memungkinkan modifikasi berbagai nukleofil, menghasilkan beragam produk kimia. Memahami sifat-sifatnya dan tindakan pencegahan penanganannya sangat penting bagi para ahli kimia yang menggunakan reagen penting ini dalam proses sintesis.

  • 4-Metilvaleril klorida CAS:38136-29-7

    4-Metilvaleril klorida CAS:38136-29-7

    4-Metilvaleril klorida, juga dikenal sebagai 4-metilpentanoil klorida, adalah senyawa organik yang dikategorikan sebagai asil klorida. Berasal dari asam 4-metilvalerat, senyawa ini memiliki kerangka lima karbon dengan gugus metil pada posisi keempat dan gugus fungsional asil klorida yang sangat reaktif. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik sebagai agen pengasilasi, memfasilitasi reaksi substitusi nukleofilik dengan alkohol dan amina untuk membentuk ester dan amida. Struktur dan reaktivitasnya yang unik menjadikan 4-metilvaleril klorida sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis berbagai senyawa kimia, khususnya dalam aplikasi farmasi dan agrokimia.

  • DIALLYLCARBAMYL CHLORIDE CAS:25761-72-2

    DIALLYLCARBAMYL CHLORIDE CAS:25761-72-2

    Diallylcarbamyl klorida adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas karbamat dan asil klorida. Dengan atom karbon pusat yang terikat pada dua gugus alil dan gugus fungsional karbamil klorida, senyawa ini menunjukkan reaktivitas dan fleksibilitas yang signifikan dalam sintesis organik. Diallylcarbamyl klorida berfungsi sebagai agen pengasilasi yang efektif, memfasilitasi reaksi substitusi nukleofilik dengan amina dan alkohol untuk membentuk berbagai turunan, termasuk amida dan ester. Struktur uniknya juga membuatnya berguna dalam pengembangan obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan polimer, di mana gugus fungsionalnya dapat dimanfaatkan untuk transformasi kimia tertentu.

  • Asetoksiasetil klorida CAS:13831-31-7

    Asetoksiasetil klorida CAS:13831-31-7

    Asetoksiasetil klorida adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai asil klorida, yang berasal dari reaksi anhidrida asetat dan asetil klorida. Senyawa ini memiliki gugus fungsional asetoksi dan asil klorida, menjadikannya reagen serbaguna dalam sintesis organik. Senyawa ini terutama berfungsi sebagai agen pengasilasi, memfasilitasi pembentukan berbagai turunan, termasuk ester dan amida, melalui reaksi substitusi nukleofilik dengan alkohol dan amina. Struktur unik asetoksiasetil klorida memberikan sifat kimia spesifik yang bermanfaat dalam aplikasi farmasi dan agrokimia, memungkinkan para ahli kimia untuk menciptakan beragam senyawa secara efisien.

  • 1,4-Fenilena diisosianat CAS:104-49-4

    1,4-Fenilena diisosianat CAS:104-49-4

    1,4-Fenilen diisosianat (PDI), juga dikenal sebagai 1,4-benzendiamin diisosianat, adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh adanya dua gugus fungsional isosianat (-N=C=O) yang terikat pada cincin fenilen. Senyawa ini terutama digunakan dalam produksi poliuretan dan polimer lainnya karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk berikatan silang dengan berbagai poliol. Struktur uniknya memungkinkan sintesis busa kaku dan fleksibel, elastomer, dan pelapis dengan sifat mekanik dan ketahanan kimia yang lebih baik. Selain itu, PDI memainkan peran penting dalam pengembangan material khusus di berbagai industri seperti otomotif, konstruksi, dan tekstil.

  • 3-Kloropropil isosianat CAS:13010-19-0

    3-Kloropropil isosianat CAS:13010-19-0

    3-Kloropropil isosianat adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai isosianat, yang memiliki rantai propil dengan substituen klorin pada posisi karbon ketiga dan gugus fungsional isosianat (-N=C=O). Senyawa ini sangat menarik dalam kimia organik sintetik karena reaktivitasnya, khususnya dalam pembentukan uretan dan senyawa yang mengandung nitrogen lainnya. 3-Kloropropil isosianat dapat berpartisipasi dalam reaksi adisi nukleofilik dengan berbagai nukleofil, termasuk alkohol dan amina, menjadikannya zat perantara yang berharga untuk menghasilkan berbagai entitas kimia, termasuk obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan polimer.

  • OLEOYL KLORIDA CAS:112-77-6

    OLEOYL KLORIDA CAS:112-77-6

    Oleoil klorida adalah asil klorida yang berasal dari asam oleat, yang memiliki rantai hidrokarbon panjang dengan gugus karbonil terminal yang terikat pada atom klorin. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya dan berfungsi sebagai agen pengasilasi yang berharga dalam sintesis organik. Oleoil klorida dapat berpartisipasi dalam reaksi substitusi nukleofilik dengan alkohol dan amina, memfasilitasi pembentukan ester dan amida. Struktur uniknya memberikan sifat fisik spesifik, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi, termasuk produksi surfaktan, farmasi, dan agrokimia. Memahami reaktivitasnya dan tindakan pencegahan penanganannya sangat penting bagi para kimiawan yang bekerja dengan reagen penting ini.

  • Heptanoil klorida CAS:2528-61-2

    Heptanoil klorida CAS:2528-61-2

    Heptanoil klorida, juga dikenal sebagai enantoil klorida, adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai asil klorida. Senyawa ini berasal dari asam heptanoat dengan mengganti gugus hidroksil (-OH) dengan atom klorin. Senyawa ini memiliki rantai alifatik tujuh karbon dan gugus karbonil yang sangat reaktif, menjadikannya reagen yang efektif dalam sintesis organik. Heptanoil klorida terutama digunakan untuk reaksi asilasi, memfasilitasi pembentukan ester dan amida melalui substitusi nukleofilik dengan alkohol dan amina. Struktur dan reaktivitasnya yang unik menempatkannya sebagai zat perantara yang berharga dalam produksi berbagai senyawa kimia di berbagai industri.

  • 2-Etilheksanoil klorida CAS:760-67-8

    2-Etilheksanoil klorida CAS:760-67-8

    2-Etilheksanoil klorida adalah asil klorida yang berasal dari asam 2-etilheksanoat, yang dicirikan oleh rantai karbon liniernya dan gugus karbonil terminal yang terikat pada atom klorin. Senyawa ini berfungsi sebagai agen pengasilasi yang sangat reaktif dalam sintesis organik, memungkinkan pembentukan ester, amida, dan turunan yang mengandung karbonil lainnya melalui reaksi substitusi nukleofilik. Struktur uniknya memberikan sifat fisik dan kimia spesifik, menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi di bidang farmasi, agrokimia, dan kimia polimer. Memahami reaktivitas dan penanganan 2-etilheksanoil klorida sangat penting bagi para ahli kimia yang ingin memanfaatkan senyawa ini secara efektif dalam proses sintesis.

  • Klorodi(p-tolil)fosfin, 95% CAS:1019-71-2

    Klorodi(p-tolil)fosfin, 95% CAS:1019-71-2

    Klorodi(p-tolil)fosfin adalah senyawa organofosfor yang memiliki dua gugus p-tolil (p-metilfenil) yang terikat pada atom fosfor bersama dengan substituen klorida. Cairan kuning pucat ini dikenal karena reaktivitasnya dan umumnya digunakan sebagai prekursor fosfin dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memainkan peran penting dalam kimia organik sintetik karena kemampuannya untuk bertindak sebagai ligan dan berpartisipasi dalam pembentukan senyawa organofosfor yang lebih kompleks.

  • 7-Etil triptofol CAS:41340-36-7

    7-Etil triptofol CAS:41340-36-7

    7-Etil triptofol adalah senyawa alami yang termasuk dalam keluarga triptofol, yang berasal dari asam amino triptofan. Senyawa ini memiliki gugus etil yang terikat pada atom nitrogen cincin indol, yang membedakannya dari turunan triptofol lainnya. Senyawa ini dikenal karena potensi aktivitas biologisnya, termasuk efek neuroaktif. Senyawa ini telah menarik minat di berbagai bidang, khususnya dalam ilmu saraf dan farmakologi, karena pengaruhnya terhadap pengaturan suasana hati dan tidur. Studi tentang 7-etil triptofol berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang turunan indol baik dalam konteks alami maupun sintetis.