-
3-[(Aminoiminometil)amino]-4-metilbenzoat etil ester mononitrat CAS:641569-96-2
3-[(Aminoiminometil)amino]-4-metilbenzoat etil ester mononitrat adalah senyawa kimia yang memiliki gugus fungsi amino dan nitrat. Senyawa ini dicirikan oleh struktur molekulnya yang unik, yang mencakup cincin aromatik dengan berbagai substituen. Sintesisnya melibatkan proses kimia organik yang rumit, sehingga menarik minat di berbagai bidang. Kehadiran gugus amino menunjukkan potensi aktivitas biologis, khususnya dalam aplikasi farmasi. Bentuk etil ester dapat memengaruhi kelarutan dan bioavailabilitas, meningkatkan kegunaannya dalam kimia medisinal dan bidang terkait.
-
2-Etil-5-nitrobenzenamina CAS:20191-74-6
2-Etil-5-nitrobenzenamina adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas amina aromatik, yang dicirikan oleh gugus nitro dan substituen etil pada cincin benzena. Struktur molekulnya terdiri dari cincin benzena dengan gugus amino (NH2) pada satu posisi, gugus etil pada posisi lain, dan gugus nitro (NO2) yang terletak pada posisi meta relatif terhadap gugus amino. Susunan spesifik ini memberikan sifat kimia yang unik, sehingga 2-etil-5-nitrobenzenamina berguna dalam berbagai aplikasi sintesis kimia, termasuk produksi pewarna, obat-obatan, dan agrokimia.
-
2-Kloro-4-nitrofenol CAS:619-08-9
2-Kloro-4-nitrofenol adalah senyawa aromatik yang memiliki atom klorin dan gugus nitro yang terikat pada cincin fenolik. Secara spesifik, klorin terletak pada posisi orto dan gugus nitro pada posisi para relatif terhadap gugus hidroksil (-OH). Susunan struktural ini memberikan sifat kimia yang unik, menjadikan 2-kloro-4-nitrofenol berharga dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik sebagai zat perantara untuk menghasilkan pewarna, bahan kimia pertanian, dan obat-obatan karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk mengalami transformasi kimia lebih lanjut.
-
Asam 2-Amino-5-iodobenzoat CAS:5326-47-6
Asam 2-amino-5-iodobenzoat adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus amino (NH2) dan gugus asam karboksilat (COOH) pada cincin benzena, bersama dengan substituen iodin. Gugus amino terletak pada posisi orto relatif terhadap asam karboksilat, sedangkan atom iodin berada pada posisi para. Konfigurasi struktural yang unik ini memberikan sifat kimia yang khas pada senyawa tersebut. Asam 2-amino-5-iodobenzoat terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik dan memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
-
Asam 2-Amino-4-fluorobenzoat CAS:446-32-2
Asam 2-amino-4-fluorobenzoat adalah senyawa organik aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus amino (-NH2) dan gugus asam karboksilat (-COOH) pada cincin benzena, dengan atom fluorin terletak pada posisi para relatif terhadap gugus amino. Susunan struktural yang unik ini memberikan sifat kimia yang berbeda pada senyawa tersebut, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Asam 2-amino-4-fluorobenzoat berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, memainkan peran penting dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus lainnya karena reaktivitasnya.
-
Asam 2,3-Diklorofenoksiasetat CAS:2976-74-1
Asam 2,3-diklorofenoksiasetat (2,3-DCPA) adalah senyawa aromatik yang memiliki dua atom klorin dan gugus fenoksi yang terikat pada asam karboksilat. Senyawa ini terutama dikenal sebagai herbisida dan pengatur pertumbuhan tanaman dalam aplikasi pertanian. Karakteristik struktural senyawa ini meningkatkan kemampuannya untuk meniru hormon tanaman alami, sehingga menghasilkan aktivitas herbisida selektif terhadap gulma berdaun lebar dan memiliki efek minimal pada rumput. Efektivitas dan profil toksisitas 2,3-DCPA yang relatif rendah menjadikannya alat yang berharga dalam pertanian modern.
-
Asam 4-Bromo-2-Metil benzoat CAS:68837-59-2
Asam 4-bromo-2-metilbenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang memiliki atom bromin dan gugus metil yang terikat pada cincin benzena. Struktur molekul senyawa ini terdiri dari substitusi para-bromin dan gugus orto-metil terhadap gugus fungsi asam karboksilat. Susunan spesifik ini berkontribusi pada sifat kimia uniknya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk mengalami berbagai transformasi kimia, asam 4-bromo-2-metilbenzoat banyak digunakan dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
-
Asam 4-Kloro-3-nitrobenzoat CAS:96-99-1
Asam 4-kloro-3-nitrobenzoat adalah senyawa aromatik terklorinasi yang memiliki gugus nitro dan gugus fungsi asam karboksilat pada cincin benzena. Atom klorin terletak pada posisi para relatif terhadap asam karboksilat, sedangkan gugus nitro menempati posisi meta. Susunan spesifik ini berkontribusi pada sifat kimia dan reaktivitasnya yang khas. Asam 4-kloro-3-nitrobenzoat digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis, khususnya di bidang farmasi dan agrokimia, di mana ia berfungsi sebagai zat perantara penting untuk menghasilkan molekul organik kompleks.
-
3-Bromo-5-nitrobenzotrifluorida CAS:630125-49-4
3-Bromo-5-nitrobenzotrifluorida adalah senyawa aromatik terhalogenasi yang memiliki atom bromin dan gugus nitro pada cincin benzena, bersama dengan tiga gugus trifluorometil. Struktur kimianya yang unik menjadikannya reagen yang berharga dalam sintesis organik dan ilmu material. Kehadiran gugus penarik elektron dan pendonor elektron memengaruhi reaktivitasnya, sehingga cocok untuk berbagai transformasi kimia.
-
Asam 2-Kloro-4-metilsulfonilbenzoat CAS:53250-83-2
2-Asam kloro-4-metilsulfonilbenzoat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur asam benzoat dengan atom klorin dan gugus metilsulfonil yang terikat pada posisi orto dan para. Senyawa ini biasanya muncul sebagai padatan kristal putih dan dihargai karena sifat kimianya yang unik, yang timbul dari keberadaan gugus kloro dan sulfonil. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara penting dalam sintesis kimia dan memiliki beragam aplikasi di bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
-
Metil 2-kloroasetoasetat CAS:4755-81-1
Metil 2-kloroasetoasetat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H7ClO3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki substituen kloro, yang meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia halus lainnya. Struktur uniknya memungkinkan berbagai transformasi, menjadikannya blok bangunan yang berharga dalam kimia sintetik.
-
Asam 3-sikloheksenakarboksilat CAS:4771-80-6
3-Asam sikloheksenakarboksilat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh cincin sikloheksena dengan gugus fungsi asam karboksilat yang terikat pada posisi ketiga. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan atau padatan tidak berwarna hingga kuning pucat, tergantung pada kemurnian dan suhunya. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya yang unik karena adanya cincin sikloheksena dan gugus asam karboksilat, sehingga bermanfaat dalam berbagai proses sintesis kimia. Aplikasinya mencakup berbagai industri, termasuk farmasi, agrokimia, dan ilmu material, di mana ia berfungsi sebagai zat perantara atau blok pembangun dalam berbagai reaksi.
