-
Asam glikolat CAS:79-14-1
Asam glikolat adalah jenis asam alfa hidroksi (AHA) yang berasal dari tebu. Asam ini dikenal karena ukuran molekulnya yang kecil, sehingga mampu menembus kulit secara efektif. Asam glikolat banyak digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifat pengelupasan dan peremajaannya, menjadikannya pilihan populer untuk mengatasi berbagai masalah kulit.
-
Kolagen CAS:9007-34-5
Kolagen adalah protein struktural utama yang ditemukan di kulit dan jaringan ikat hewan, termasuk manusia. Ini adalah protein berserat yang memberikan kekuatan, elastisitas, dan dukungan pada berbagai bagian tubuh, seperti kulit, tendon, ligamen, dan tulang. Selain peran strukturalnya, kolagen juga memainkan peran penting dalam perbaikan dan pembaruan jaringan di seluruh tubuh.
-
Ekstrak Chamomile CAS:84082-60-0
Ekstrak chamomile berasal dari bunga tanaman chamomile dan dikenal luas karena khasiatnya yang menenangkan. Ini adalah bahan alami populer yang digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit dan kesehatan.
-
Setearil Glukosida CAS:246159-33-1
Cetearyl Glucoside adalah pengemulsi non-ionik ringan yang berasal dari bahan baku alami seperti minyak kelapa dan glukosa. Senyawa ini banyak digunakan dalam formulasi perawatan kulit karena sifat pengemulsinya yang lembut dan efektif, yang berkontribusi pada stabilitas dan tekstur produk kosmetik.
-
Karboksimetil Kitin CAS:52108-64-2
Karboksimetil Kitin adalah turunan kitin yang dimodifikasi secara kimia, yaitu polimer alami yang ditemukan pada eksoskeleton krustasea dan serangga. Modifikasinya melibatkan penambahan gugus karboksimetil, yang menghasilkan peningkatan kelarutan dan sifat fungsional yang sesuai untuk berbagai aplikasi.
-
Caprylic / Czpric Triglyceride CAS:111-87-5
Caprylic/Capric Triglyceride adalah triester campuran yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin. Senyawa ini terdiri dari asam lemak kaprilat dan kaprat, yang merupakan lemak jenuh dengan trigliserida rantai menengah. Bahan serbaguna ini umumnya digunakan dalam produk perawatan pribadi dan farmasi karena teksturnya yang ringan dan sifat emoliennya.
-
Benzethonium Klorida CAS:121-54-0
Benzethonium klorida adalah senyawa amonium kuaterner sintetis dengan sifat antiseptik dan disinfektan.
-
Asam azelaik CAS:123-99-9
Asam azelaik adalah asam alami yang ditemukan dalam biji-bijian seperti jelai, gandum, dan rye. Asam ini juga diproduksi oleh sejenis ragi yang hidup di kulit normal.
-
Allantoin CAS:97-59-6
Allantoin adalah senyawa yang terdapat secara alami pada tumbuhan dan juga diproduksi secara sintetis untuk berbagai aplikasi. Senyawa ini dikenal karena sifatnya yang menenangkan, melembapkan, dan meregenerasi kulit, menjadikannya bahan yang berharga dalam produk perawatan kulit dan perawatan pribadi.
-
Ekstrak Alchemilla Vulgaris CAS:84695-94-3
Ekstrak Alchemilla Vulgaris berasal dari tanaman Alchemilla vulgaris, yang juga dikenal sebagai lady's mantle. Ekstrak ini dikenal karena potensi manfaatnya untuk perawatan kulit, termasuk sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Ekstrak ini sering digunakan dalam formulasi kosmetik karena efeknya yang menenangkan dan melindungi kulit.
-
4-hidroksiasetofenon CAS:99-93-4
4-Hidroksiasetofenon adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C8H8O2. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis obat-obatan, wewangian, dan senyawa organik lainnya.
-
Saccharomyces Boulardii
Saccharomyces boulardii adalah spesies ragi tropis yang awalnya diisolasi dari buah leci dan manggis. Ragi ini sangat dikenal karena sifat probiotiknya dan efek menguntungkan pada kesehatan saluran pencernaan.
