Nitazoxanide CAS:55981-09-4
Nitazoxanide terutama digunakan untuk mengobati infeksi parasit yang disebabkan oleh protozoa, seperti Cryptosporidium parvum dan Giardia lamblia. Infeksi ini umumnya menyerang saluran pencernaan dan dapat menyebabkan gejala seperti diare, sakit perut, dan mual. Nitazoxanide mengganggu metabolisme energi parasit, yang menyebabkan kematian parasit dan penyembuhan infeksi. Efektivitasnya terhadap parasit ini telah menjadikannya alat penting dalam mengelola penyakit parasit, terutama pada populasi anak-anak dan daerah dengan tingkat prevalensi tinggi. Selain aktivitas antiparasitnya, Nitazoxanide menunjukkan sifat antivirus yang menjanjikan. Obat ini telah menunjukkan efek penghambatan terhadap berbagai macam virus, termasuk influenza, hepatitis B dan C, norovirus, rotavirus, dan virus sinsitial pernapasan. Penelitian tentang potensi penggunaannya dalam pengobatan COVID-19 telah menarik perhatian yang signifikan, dengan uji klinis yang sedang berlangsung untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi replikasi virus dan memodulasi respons imun pada pasien dengan infeksi virus corona. Selain itu, keamanan dan tolerabilitas Nitazoxanide menjadikannya kandidat yang berharga untuk terapi kombinasi dan intervensi profilaksis terhadap wabah dan pandemi virus. Aktivitas antiparasit dan antivirusnya yang beragam menempatkannya sebagai agen serbaguna dalam upaya global untuk memerangi penyakit menular, menawarkan potensi manfaat dalam strategi pengobatan dan pencegahan. Secara keseluruhan, sifat antiparasit dan antivirus ganda Nitazoxanide menggarisbawahi pentingnya sebagai agen farmasi serbaguna dengan implikasi signifikan bagi kesehatan masyarakat dan manajemen penyakit.
| Komposisi | C12H9N3O5S |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 55981-09-4 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








