N-Asetil-L-tirosin CAS:537-55-3
N-Asetil-L-Tirosin memegang peran penting dalam kimia peptida sebagai komponen kunci untuk sintesis peptida dan peptidomimetik. Sebagai turunan L-tirosin yang terasetilasi, ia berfungsi sebagai perantara serbaguna untuk memasukkan residu tirosin ke dalam rantai peptida melalui metode sintesis peptida fase padat dan fase larutan. Para peneliti dan ahli kimia menggunakan N-Asetil-L-Tirosin untuk menyesuaikan urutan peptida dengan sifat struktural dan fungsional tertentu, memungkinkan pengembangan senyawa berbasis peptida baru untuk aplikasi biologis dan terapeutik. Lebih lanjut, N-Asetil-L-Tirosin menemukan aplikasi dalam produksi perantara farmasi, di mana struktur kimia dan stabilitasnya berkontribusi pada sintesis senyawa bioaktif dan agen farmasi. Fleksibilitas dan keandalannya menjadikannya sangat diperlukan dalam pembuatan produk farmasi, meningkatkan sifat farmakologis dan aktivitas biologis kandidat obat akhir. Selain itu, N-Asetil-L-Tirosin digunakan dalam penelitian biokimia untuk mempelajari metabolisme asam amino, sintesis protein, dan kinetika enzim. Perannya dalam menyelidiki jalur seluler dan proses metabolisme berkontribusi pada penjelasan fungsi asam amino dalam sistem biologis dan implikasi potensialnya dalam kesehatan dan penyakit. Singkatnya, N-Acetyl-L-Tyrosine memainkan peran penting dalam memajukan penelitian ilmiah, pengembangan farmasi, dan studi biokimia, menyediakan para ilmuwan dan profesional dengan alat serbaguna untuk mengeksplorasi beragam aplikasi turunan asam amino dalam penemuan obat, sintesis peptida, dan investigasi biokimia.
| Komposisi | C11H13NO4 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 537-55-3 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








