L-leusin CAS:61-90-5
Perkembangan dan pertumbuhan otot: L-Leusin adalah asam amino rantai bercabang (BCAA) yang memainkan peran penting dalam sintesis protein otot. Senyawa ini membantu mendorong perkembangan dan pertumbuhan otot, terutama pada hewan yang sedang tumbuh atau yang sedang menjalani perbaikan dan pemulihan otot.
Sintesis protein: L-Leusin bertindak sebagai molekul pemberi sinyal dalam jalur mTOR, yang mengatur sintesis protein dalam tubuh. Dengan meningkatkan aktivasi mTOR, L-Leusin membantu meningkatkan efisiensi sintesis dan pemanfaatan protein dalam jaringan hewan.
Produksi energi: L-Leusin dapat dipecah dalam jaringan otot untuk produksi energi. Selama periode peningkatan kebutuhan energi, seperti pertumbuhan, laktasi, atau olahraga, L-Leusin dapat berfungsi sebagai sumber energi bagi hewan.
Pengaturan nafsu makan: L-Leusin telah ditemukan memengaruhi rasa kenyang dan pengaturan nafsu makan pada hewan. Senyawa ini mengaktifkan jalur mTOR di hipotalamus, yang membantu mengatur asupan makanan dan keseimbangan energi.
Dari segi aplikasi, L-Leusin grade pakan umumnya digunakan sebagai aditif dalam formulasi pakan ternak. Hal ini memastikan hewan menerima pasokan asam amino esensial yang cukup, terutama dalam diet di mana kadar alami mungkin tidak mencukupi. L-Leusin biasanya ditambahkan ke dalam diet berdasarkan kebutuhan nutrisi spesifik spesies hewan target, tahap pertumbuhan, dan kadar protein dalam pakan.
| Komposisi | C6H13NO2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk putih |
| Nomor CAS | 61-90-5 |
| Sedang mengemas | 25KG |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |








