Gatifloxacin CAS:112811-59-3
Gatifloxacin umumnya diresepkan dalam praktik medis untuk mengobati infeksi bakteri seperti pneumonia yang didapat di komunitas, bronkitis, sinusitis, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit. Bentuk oralnya nyaman untuk infeksi sistemik, sedangkan larutan oftalmik digunakan untuk mengelola kondisi okular seperti konjungtivitis bakteri dan ulkus kornea. Penyedia layanan kesehatan menentukan dosis gatifloxacin yang tepat berdasarkan faktor-faktor seperti jenis infeksi, tingkat keparahan, usia pasien, berat badan, fungsi ginjal, dan hasil uji sensitivitas mikroba jika tersedia. Kepatuhan terhadap rejimen dosis yang diresepkan sangat penting untuk mencapai hasil terapeutik yang optimal dan mencegah perkembangan resistensi. Pasien disarankan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan gatifloxacin meskipun gejalanya membaik untuk memastikan pemberantasan bakteri penyebab infeksi. Pemantauan respons pengobatan, potensi efek samping, dan interaksi obat sangat penting selama terapi. Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik, efek samping umum gatifloxacin dapat meliputi gangguan pencernaan, pusing, atau reaksi kulit. Profesional kesehatan memantau efek samping yang jarang tetapi serius seperti ruptur tendon atau efek sistem saraf pusat, terutama pada populasi pasien tertentu. Kunjungan tindak lanjut rutin dengan penyedia layanan kesehatan membantu menilai kemajuan pengobatan, menyesuaikan terapi sesuai kebutuhan, dan meningkatkan keberhasilan pengobatan saat menggunakan gatifloxacin dalam penanganan infeksi bakteri. Kolaborasi antara pasien, pengasuh, dan profesional kesehatan sangat penting untuk memastikan penggunaan antibiotik ini yang aman dan efektif serta mengoptimalkan hasil pengobatan pasien.
| Komposisi | C19H22FN3O4 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 112811-59-3 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








