Ferosen CAS:102-54-5
Ferosen memiliki aplikasi multifaset di berbagai bidang, mulai dari sintesis organik hingga ilmu material dan katalisis. Dalam kimia organik, ferosen berfungsi sebagai blok bangunan dan reagen serbaguna untuk sintesis molekul kompleks, farmasi, dan bahan kimia khusus. Kemampuannya untuk mengalami berbagai reaksi, termasuk oksidasi, reduksi, dan substitusi, menjadikannya sangat berharga untuk konstruksi kerangka molekuler dan gugus fungsional dalam sintesis organik. Salah satu penggunaan ferosen yang menonjol adalah sebagai katalis dalam reaksi organometalik dan katalisis homogen. Ia berpartisipasi dalam proses katalitik yang melibatkan reaksi hidrogenasi, metatesis, dan kopling silang, memfasilitasi transformasi efisien dengan selektivitas dan produktivitas tinggi. Katalis berbasis ferosen telah banyak digunakan dalam proses industri, sintesis kimia halus, dan inisiatif kimia hijau yang bertujuan untuk metode produksi berkelanjutan. Selain itu, turunan ferosen digunakan dalam ilmu material untuk pengembangan material canggih dengan sifat dan aplikasi yang disesuaikan. Polimer, nanopartikel, dan pelapis yang mengandung ferosen menunjukkan sifat elektronik, magnetik, dan optik yang unik, sehingga cocok untuk digunakan dalam perangkat elektronik, sensor, sel bahan bakar, dan media penyimpanan magnetik. Penggabungan unit ferosen memberikan stabilitas, konduktivitas, dan responsivitas terhadap rangsangan eksternal, memperluas cakupan desain dan fungsionalitas material. Di bidang kedokteran, senyawa berbasis ferosen telah menarik perhatian sebagai agen terapeutik potensial dan sistem penghantaran obat. Biokompatibilitas, toksisitas rendah, dan kemampuan untuk mengalami reaksi redoks menawarkan peluang untuk merancang obat baru yang menargetkan berbagai penyakit, termasuk kanker, peradangan, dan gangguan neurodegeneratif. Konjugat dan prodrug ferosen menunjukkan potensi dalam meningkatkan efikasi obat, bioavailabilitas, dan penghantaran yang ditargetkan ke jaringan atau sel tertentu. Lebih lanjut, turunan ferosen berperan dalam kimia analitik sebagai probe molekuler, sensor, dan penanda elektrokimia untuk mendeteksi dan mengukur analit dalam matriks kompleks. Sifat elektrokimia yang khas, seperti perilaku redoks reversibel dan sensitivitas terhadap interaksi molekuler, memungkinkan pengembangan metode deteksi yang sensitif dan selektif untuk aplikasi dalam pemantauan lingkungan, keamanan pangan, dan diagnostik biomedis. Secara keseluruhan, ferosen merupakan landasan dalam kimia organometalik, dengan aplikasi yang luas meliputi sintesis organik, katalisis, ilmu material, kedokteran, dan kimia analitik. Struktur molekulnya yang unik dan reaktivitasnya yang serbaguna terus menginspirasi inovasi dan penemuan, mendorong kemajuan dalam berbagai disiplin ilmu dan bidang teknologi.
| Komposisi | Fe(C5H5)2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 102-54-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








![(3-Metilimidazo[1,2-a]piridin-2-il)metanol CAS:668275-46-5](https://cdn.globalso.com/xindaobiotech/1ZNB2ZF342ZWRNG181.png)