Etoksimetilenemalononitril CAS:123-06-8
Etoksimetilenemalononitril, juga dikenal sebagai EMME, digunakan dalam berbagai aplikasi di berbagai industri karena keserbagunaan dan reaktivitasnya. Salah satu penggunaan utama EMME adalah dalam sintesis organik untuk pembuatan berbagai senyawa. Senyawa ini berfungsi sebagai perantara kunci dalam sintesis obat-obatan, agrokimia, dan bahan kimia halus lainnya. Dalam kimia organik, EMME umumnya digunakan dalam reaksi kondensasi Knoevenagel untuk mensintesis nitril dan ester α,β-tak jenuh. Produk-produk ini memiliki aplikasi penting dalam industri farmasi karena berfungsi sebagai prekursor untuk sintesis molekul bioaktif dan obat-obatan. EMME juga dapat berpartisipasi dalam reaksi adisi Michael, memfasilitasi pembentukan senyawa yang beragam secara struktural dengan potensi aktivitas biologis. Lebih lanjut, Etoksimetilenemalononitril digunakan dalam bidang ilmu material untuk pembuatan polimer dan aditif polimer. Kemampuannya untuk mengalami reaksi polikondensasi membuatnya berharga untuk sintesis polimer dengan sifat-sifat spesifik seperti transparansi optik, stabilitas termal, dan kekuatan mekanik. Di sektor pertanian, EMME menemukan aplikasi dalam pengembangan pestisida dan herbisida baru. Dengan menggabungkan EMME ke dalam struktur molekuler bahan aktif, para peneliti dapat meningkatkan efikasi dan selektivitas produk perlindungan tanaman, berkontribusi pada praktik pertanian berkelanjutan. Secara keseluruhan, Ethoxymethylenemalononitrile memainkan peran penting sebagai blok pembangun dalam kimia organik, memungkinkan sintesis senyawa beragam dengan sifat-sifat berharga secara efisien. Berbagai aplikasinya menyoroti signifikansinya dalam proses penelitian, pengembangan, dan produksi di berbagai industri.
| Komposisi | C7H8N2O2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 123-06-8 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








