Etidium Bromida CAS:1239-45-8
Visualisasi DNA/RNA: EtBr paling sering digunakan untuk memvisualisasikan DNA dan RNA dalam elektroforesis gel agarosa. Zat ini menyisipkan diri di antara pasangan basa molekul asam nukleat, menyebabkan molekul tersebut berfluoresensi ketika terpapar sinar UV. Hal ini memungkinkan para peneliti untuk memvisualisasikan dan menganalisis pemisahan fragmen DNA atau RNA berdasarkan ukuran atau urutannya.
Pewarnaan DNA: EtBr dapat digunakan untuk mewarnai DNA dalam berbagai prosedur eksperimental. Zat ini dapat ditambahkan ke sampel DNA, seperti plasmid murni atau produk PCR, untuk memverifikasi keberadaan dan konsentrasinya. DNA yang telah diwarnai kemudian dapat divisualisasikan menggunakan sinar UV atau sistem pencitraan gel.
Kuantifikasi DNA: EtBr dapat digunakan untuk mengukur konsentrasi DNA. Dengan membandingkan intensitas pita DNA yang diwarnai EtBr dalam gel agarosa dengan standar konsentrasi DNA yang diketahui, perkiraan jumlah DNA dalam sampel dapat ditentukan.
Mikroskopi Fluoresensi: EtBr dapat digunakan dalam mikroskopi fluoresensi untuk mewarnai dan memvisualisasikan DNA dalam sel atau jaringan hidup. Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mempelajari lokalisasi dan dinamika DNA di dalam sel atau mengamati fragmentasi DNA dalam sel apoptosis.
| Komposisi | C21H20BrN3 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk berwarna merah hingga ungu tua |
| Nomor CAS | 1239-45-8 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








