Garam kalium asam klavulanat (Kalium Klavulanat)/Avicel (1:1) CAS:61177-45-5
Kalium klavulanat umumnya digunakan dalam kombinasi dengan antibiotik untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Dengan menghambat enzim beta-laktamase yang diproduksi oleh beberapa bakteri, kalium klavulanat membantu memperluas spektrum aktivitas antibiotik seperti amoksisilin, sehingga memungkinkan antibiotik tersebut untuk secara efektif melawan berbagai jenis bakteri. Terapi kombinasi ini sering digunakan pada infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi gigi di mana keberadaan bakteri penghasil beta-laktamase dapat mengurangi efektivitas antibiotik. Penambahan kalium klavulanat membantu mengatasi mekanisme resistensi bakteri, sehingga meningkatkan hasil pengobatan. Pasien harus mengikuti dosis dan rejimen yang diresepkan oleh tenaga kesehatan profesional saat mengonsumsi obat yang mengandung kalium klavulanat. Menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan sangat penting untuk memastikan pemberantasan bakteri penyebab infeksi dan untuk mengurangi risiko infeksi berulang atau perkembangan resistensi antibiotik. Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik, efek samping seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi dapat terjadi. Pasien harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka jika mengalami gejala parah atau efek samping selama pengobatan. Bila digunakan dengan tepat bersamaan dengan antibiotik, kalium klavulanat memainkan peran penting dalam memerangi infeksi bakteri secara efektif.
| Komposisi | C8H10KNO5 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 61177-45-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |






![5-Metil-4,7-diazaspiro[2.5]oktana dihidroklorida CAS:1824451-45-7](https://cdn.globalso.com/xindaobiotech/VYH6FUCIIBE_I7B6OOPY217.png)

