Klorotrimetilsilana CAS:75-77-4
Klorotrimetilsilana (CTMS) memiliki beragam aplikasi dalam sintesis organik, terutama sebagai agen sililasi untuk perlindungan dan derivatisasi gugus fungsional dalam molekul kompleks. Dengan melakukan sililasi selektif pada gugus hidroksil, amino, dan tiol, CTMS memungkinkan manipulasi struktur dan sifat molekul, membantu dalam sintesis obat-obatan, agrokimia, dan material canggih. Lebih lanjut, ia memainkan peran penting dalam pembuatan eter silyl enol, yang berfungsi sebagai zat perantara dalam sintesis berbagai senyawa organik, termasuk produk alami dan bahan farmasi. Selain penggunaannya dalam sintesis organik, klorotrimetilsilana berfungsi sebagai prekursor penting untuk produksi polimer silikon dan silana. Melalui reaksi hidrosililasi, CTMS berkontribusi pada sintesis siloksan dan silikon fungsional, yang memiliki aplikasi industri yang luas sebagai perekat, penyegel, pelapis, dan elastomer. Material berbasis silikon ini menawarkan stabilitas termal, ketahanan kimia, dan fleksibilitas yang sangat baik, menjadikannya sangat diperlukan di sektor-sektor seperti konstruksi, otomotif, elektronik, dan perawatan kesehatan. Selain itu, klorotrimetilsilana digunakan dalam pembuatan agen pengikat silana, yang digunakan untuk meningkatkan adhesi antara permukaan anorganik dan polimer organik dalam material komposit dan pelapis. Kemampuannya untuk memfungsikan permukaan dan meningkatkan ikatan antarmuka berkontribusi pada pengembangan material berkinerja tinggi dengan sifat yang disesuaikan untuk berbagai aplikasi, termasuk kedirgantaraan, energi terbarukan, dan infrastruktur. Lebih lanjut, CTMS berfungsi sebagai reagen dalam produksi senyawa organosilikon, termasuk silazana dan silyl fosfin, yang bermanfaat dalam sintesis kimia khusus, katalisis, dan ilmu material. Reaktivitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai gugus fungsional menjadikannya berharga dalam pembuatan material organosilikon canggih dengan beragam aplikasi di industri dan penelitian. Singkatnya, klorotrimetilsilana adalah reagen dan prekursor serbaguna dengan aplikasi signifikan dalam sintesis organik, produksi silikon, modifikasi permukaan, dan sintesis kimia khusus. Perannya sebagai agen sililasi, prekursor silikon, dan reagen fungsionalisasi berkontribusi pada kemajuan dalam penemuan obat, ilmu material, dan manufaktur industri, memungkinkan pengembangan produk inovatif di berbagai sektor.
| Komposisi | (CH3)3SiCl |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 75-77-4 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








