Klorheksidin CAS:55-56-1
Klorheksidin digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk disinfeksi kulit sebelum prosedur pembedahan, perawatan luka, produk kebersihan mulut seperti obat kumur dan pasta gigi, serta pembersihan antiseptik umum. Di lingkungan perawatan kesehatan, klorheksidin sering digunakan untuk membersihkan peralatan medis, permukaan, dan instrumen bedah. Ia juga digunakan sebagai pengawet dalam larutan lensa kontak dan kosmetik. Dalam kedokteran gigi, obat kumur klorheksidin direkomendasikan untuk mencegah dan mengelola gingivitis dan penyakit periodontal dengan mengurangi penumpukan plak dan menghambat bakteri mulut. Efektivitas klorheksidin dalam mengendalikan pertumbuhan bakteri menjadikannya berharga dalam protokol pengendalian infeksi di rumah sakit, klinik gigi, dan fasilitas perawatan jangka panjang. Selain itu, klorheksidin digunakan dalam kedokteran hewan untuk mendisinfeksi area kandang hewan, lokasi pembedahan, dan perawatan luka. Aktivitas spektrum luas dan efek antimikroba yang persisten menjadikannya pilihan populer untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi pada hewan. Saat menggunakan produk klorheksidin, penting untuk mengikuti petunjuk pengenceran, aplikasi, dan waktu kontak yang tepat untuk memastikan efektivitas antimikroba yang optimal sekaligus meminimalkan risiko reaksi yang merugikan. Seseorang harus mencari bimbingan dari tenaga kesehatan profesional atau dokter hewan jika memiliki kekhawatiran tentang penggunaan klorheksidin atau mengalami efek samping apa pun.
| Komposisi | C22H30Cl2N10 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 55-56-1 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |





![tert-Butil 2-amino-6,7-dihidrotiazolo[5,4-c]piridin-5(4H)-karboksilat CAS:365996-05-0](https://cdn.globalso.com/xindaobiotech/@KXYTC_DK6YAW1Z7LU96.png)


