Alexidine dihidroklorida CAS:22573-93-9
Penggunaan utama alexidine dihydrochloride adalah sebagai agen antimikroba dalam berbagai aplikasi, termasuk larutan antiseptik, obat kumur, produk perawatan luka, dan pengawet untuk farmasi dan kosmetik. Dalam lingkungan perawatan kesehatan, zat ini dapat dimasukkan ke dalam disinfektan, cairan pembersih bedah, dan antiseptik kulit karena efektivitasnya terhadap berbagai macam mikroorganisme, termasuk bakteri, jamur, dan beberapa virus. Saat menggunakan produk yang mengandung alexidine dihydrochloride, penting untuk mengikuti petunjuk dan panduan yang diberikan untuk aplikasi yang aman dan efektif. Untuk formulasi topikal, seperti larutan antiseptik dan obat kumur, pengguna harus mematuhi konsentrasi penggunaan dan waktu kontak yang direkomendasikan untuk memastikan aktivitas antimikroba yang tepat sambil meminimalkan potensi efek samping. Dalam formulasi produk konsumen, seperti sampo, losion, dan produk perawatan mulut, alexidine dihydrochloride dapat berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroba dan menjaga stabilitas produk. Penambahan zat ini ke dalam formulasi tersebut berkontribusi pada keamanan dan umur panjang produk, memastikan bahwa konsumen dapat menggunakannya dengan percaya diri. Pertimbangan yang cermat terhadap persyaratan peraturan dan penilaian keamanan sangat penting ketika memasukkan alexidine dihydrochloride ke dalam berbagai produk, terutama produk yang ditujukan untuk kontak langsung atau konsumsi manusia. Mematuhi standar dan peraturan industri terkait penggunaannya, batas konsentrasi, pelabelan, dan pengujian produk sangat penting untuk memastikan kepatuhan dan keamanan konsumen.
| Komposisi | C26H56N10 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 22573-93-9 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








