Adenosin CAS:58-61-7
Dalam industri farmasi, adenosin dimanfaatkan karena sifat farmakologisnya, khususnya dalam pengobatan aritmia jantung tertentu. Adenosin diberikan secara intravena untuk mengembalikan irama jantung normal selama episode takikardia supraventrikular. Lebih lanjut, efek vasodilatasi adenosin berkontribusi pada penggunaannya dalam prosedur diagnostik seperti uji stres untuk penyakit arteri koroner, di mana ia membantu menginduksi vasodilatasi koroner terkontrol untuk menilai perfusi miokard. Di luar aplikasi kardiovaskular, adenosin berfungsi sebagai target penting dalam pengembangan obat, dengan para peneliti mengeksplorasi potensinya dalam mengatasi berbagai kondisi mulai dari penyakit neurodegeneratif hingga kanker. Keterlibatannya dalam memodulasi pelepasan neurotransmiter dan aktivitas sinaptik telah mengarah pada investigasi terapi berbasis adenosin untuk gangguan neurologis dan kondisi kejiwaan. Selain itu, adenosin dan analognya dipelajari untuk efek imunomodulatornya, dengan implikasi untuk penyakit autoimun, peradangan, dan pengobatan transplantasi. Dengan menargetkan reseptor adenosin, para peneliti bertujuan untuk memanfaatkan sifat imunosupresif dan anti-inflamasi adenosin sebagai dasar untuk mengembangkan pengobatan inovatif. Singkatnya, peran adenosin yang beragam, meliputi metabolisme energi, fungsi kardiovaskular, neurotransmisi, dan imunomodulasi, menggarisbawahi signifikansinya dalam penelitian farmasi dan aplikasi terapeutik, memberikan jalan yang kaya untuk memajukan intervensi medis dan memperluas pemahaman kita tentang mekanisme seluler dan fisiologis.
| Komposisi | C10H13N5O4 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 58-61-7 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








