Asetiltiokolin iodida CAS:1866-15-5
Asetiltiokolin iodida terutama digunakan sebagai substrat untuk mengukur aktivitas enzim asetilkolinesterase (AChE). AChE bertanggung jawab untuk memecah neurotransmiter asetilkolin dalam sistem saraf. Penambahan asetiltiokolin iodida ke dalam campuran reaksi yang mengandung AChE menghasilkan tiokolin dan asetat.
Reaksi tersebut dapat dideteksi dengan menambahkan indikator kolorimetrik atau fluorometrik yang bereaksi secara spesifik dengan tiokolin. Laju produksi warna atau fluoresensi berbanding lurus dengan aktivitas AChE dalam sampel. Hal ini menjadikan asetiltiokolin iodida sebagai alat yang berharga untuk mengukur aktivitas AChE dalam berbagai sampel biologis, termasuk jaringan, kultur sel, dan darah.
Pengukuran aktivitas AChE menggunakan asetiltiokolin iodida banyak diterapkan dalam penelitian yang berkaitan dengan sistem kolinergik, gangguan neurodegeneratif, dan paparan bahan kimia atau obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi aktivitas AChE. Pengukuran ini juga dapat digunakan sebagai alat skrining untuk mendeteksi inhibitor AChE, yang sangat penting dalam pengembangan obat untuk penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Selain digunakan dalam uji enzimatik, asetiltiokolin iodida juga dapat digunakan sebagai substrat untuk biosensor berbasis AChE. Biosensor ini dirancang untuk mendeteksi dan mengukur keberadaan zat-zat tertentu yang dapat menghambat aktivitas AChE, seperti pestisida organofosfat atau agen saraf.
| Komposisi | C7H16INOS |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk putih |
| Nomor CAS | 1866-15-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |







![5,6,7,8-Tetrahidroimidazo[1,2-a]piridin-7-amina dihidroklorida CAS: 1417637-66-1](https://cdn.globalso.com/xindaobiotech/10WCKQ6EGR3DADJD9G20.png)
