3,3′-Diaminobenzidine CAS:91-95-2
Imunohistokimia: Pewarnaan DAB banyak digunakan dalam IHC untuk mendeteksi dan melokalisasi protein atau antigen spesifik dalam potongan jaringan. Teknik ini membantu peneliti dan ahli patologi mempelajari morfologi sel, mengidentifikasi komponen sel, memeriksa pola ekspresi protein, dan menyelidiki perubahan terkait penyakit. Pewarnaan DAB dapat digunakan di berbagai bidang seperti penelitian kanker, ilmu saraf, patologi, dan biologi perkembangan.
Imunositokimia: Pewarnaan DAB juga digunakan dalam ICC untuk memvisualisasikan molekul target dalam sel kultur. Teknik ini mirip dengan IHC, memungkinkan peneliti untuk memeriksa ekspresi protein, lokalisasi, dan dinamika seluler secara in vitro.
Hibridisasi in situ: Pewarnaan DAB dapat digunakan dalam deteksi sekuens DNA atau RNA spesifik menggunakan teknik hibridisasi in situ. Dengan menggabungkan pewarnaan DAB dengan probe yang menargetkan sekuens asam nukleat komplementer, peneliti dapat memvisualisasikan lokasi dan ekspresi gen di dalam sel atau jaringan.
Mikroskop elektron: Pewarnaan DAB dapat digunakan dalam mikroskop elektron untuk memberi label pada struktur atau molekul spesifik yang diminati. Bila dikombinasikan dengan pewarnaan pasca-logam berat, pewarnaan DAB dapat meningkatkan kontras dan visibilitas komponen seluler dalam studi ultrastruktural.
| Komposisi | C12H14N4 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk putih |
| Nomor CAS | 91-95-2 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |





![etil 4-(H-imidazo[1,5-a]piridin-5-il)benzoat CAS:93178-58-6](https://cdn.globalso.com/xindaobiotech/14Z4YR3PJ6@V5_YM232.png)


