3-(N,N-dimetildodecilammonio) propanasulfonat CAS:14933-08-5
AEM termasuk dalam kategori agen pengalkilasi, yang berarti dapat menambahkan gugus alkil ke molekul lain. Sebagai agen pengalkilasi, AEM menunjukkan sifat sitotoksik, artinya dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan sel. Hal ini membuatnya berguna dalam berbagai aplikasi medis, terutama dalam pengobatan kanker.
Salah satu aplikasi utama AEM adalah sebagai agen antikanker. Cara kerjanya adalah dengan menghambat replikasi sel kanker atau merusak DNA-nya. AEM telah dipelajari dan digunakan dalam pengobatan berbagai jenis kanker, termasuk leukemia, limfoma, dan tumor padat.
Selain itu, AEM juga telah dieksplorasi potensinya sebagai agen antivirus. Penelitian menunjukkan bahwa AEM mungkin memiliki aktivitas terhadap virus tertentu, termasuk HIV, hepatitis B, dan virus herpes simpleks.
| Komposisi | C17H37NO3S |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Putihbubuk |
| Nomor CAS | 14933-08-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








