3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin CAS:666816-98-4
Disintesis melalui metodologi organik yang kompleks, 3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin menunjukkan arsitektur molekuler yang khas dan penting untuk berbagai aplikasi. Kerangka xantin, yang dimodifikasi oleh gugus bromin, metil, dan butinil, memengaruhi reaktivitas kimia, kelarutan, dan interaksinya dengan sistem biologis. Karakteristik struktural ini sangat penting untuk memahami profil farmakologis dan potensi terapeutiknya. Aplikasi dalam Farmasi Kompleksitas struktural senyawa ini menempatkannya di garis depan penelitian farmasi. Turunan xantin terkenal karena aktivitas farmakologisnya, termasuk penghambatan fosfodiesterase dan modulasi reseptor adenosin. Penggabungan gugus bromin, metil, dan butinil dalam 3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin meningkatkan spektrum aktivitas biologis dan potensi terapeutiknya, menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk pengembangan obat di berbagai target penyakit. Aktivitas Biologis dan Mekanisme Penelitian menunjukkan bahwa turunan xantin memberikan efeknya melalui mekanisme seperti penghambatan enzim dan antagonisme reseptor. Substitusi spesifik pada 3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin dapat mengubah stabilitas metaboliknya, profil farmakokinetik, dan spesifisitas target, yang memengaruhi efikasi dan keamanannya dalam aplikasi terapeutik. Memahami mekanisme ini sangat penting untuk mengoptimalkan kegunaan terapeutiknya. Rute Sintesis dan Pengembangan Sintesis 3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin melibatkan rute organik yang rumit yang dimulai dari prekursor xantin dan agen alkynilasi. Optimalisasi jalur sintesis ini sangat penting untuk mencapai kemurnian dan hasil yang tinggi, yang sangat penting untuk produksi skala industri dan aplikasi farmasi. Penyempurnaan dalam sintesis juga meningkatkan efektivitas biaya dan keberlanjutan dalam upaya penemuan dan pengembangan obat. Penelitian Saat Ini dan Arah Masa Depan Upaya penelitian saat ini berfokus pada eksplorasi aktivitas biologis komprehensif senyawa ini, termasuk potensi efek anti-inflamasi atau sifat neuroprotektif. Investigasi di masa mendatang dapat menggali modifikasi struktural untuk meningkatkan perilaku farmakokinetiknya atau meningkatkan selektivitasnya terhadap target penyakit tertentu. Selain itu, studi yang sedang berlangsung bertujuan untuk memvalidasi keamanan dan khasiatnya melalui evaluasi praklinis dan klinis yang ketat, membuka jalan bagi aplikasi terapeutiknya. Kesimpulan Kesimpulannya, 3-Metil-7-(2-butin-1-il)-8-bromoxantin mewakili kemajuan signifikan dalam kimia medisinal dan penelitian farmasi karena struktur kimianya yang rumit dan potensi aplikasi terapeutiknya. Integrasi gugus bromin, metil, dan butinil ke dalam kerangka xantin menggarisbawahi fleksibilitas dan potensi farmakologisnya. Penjelasan lebih lanjut tentang sifat kimianya, interaksi biologis, dan jalur sintesisnya sangat penting untuk sepenuhnya memanfaatkan potensi terapeutiknya dan memajukan aplikasinya dalam bidang kedokteran dan bidang terkait.
| Komposisi | C10H9BrN4O2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 666816-98-4 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








